Contoh Surat Permohonan Qari/Qariah, Grup Shalawat dan Pengisi Acara Maulid Nabi
Dalam pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW, biasanya terdapat beberapa rangkaian acara seperti pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pembacaan shalawat, ceramah agama, serta berbagai penampilan atau pengisi acara lainnya.
Agar pihak yang diminta dapat mengetahui maksud, waktu, dan tempat kegiatan dengan jelas, panitia sebaiknya membuat surat permohonan pengisi acara secara resmi.
Berikut contoh surat yang dapat digunakan untuk meminta kesediaan Qari/Qariah, grup shalawat, maupun pengisi acara lainnya.
A. Contoh Surat Permohonan Qari/Qariah
PANITIA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
[NAMA MASJID/GAMPONG/LEMBAGA]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor: [Nomor Surat]
Lampiran: -
Perihal: Permohonan Kesediaan Menjadi Qari/Qariah
Kepada Yth.
Saudara/i [Nama Qari/Qariah]
di
Tempat
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan hormat,
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya.
Dalam rangka pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun [Tahun] yang diselenggarakan oleh [Nama Panitia/Lembaga], kami bermaksud memohon kesediaan Saudara/i untuk menjadi Qari/Qariah pada kegiatan tersebut.
Adapun kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: [Hari, Tanggal]
Waktu: [Waktu]
Tempat: [Tempat Kegiatan]
Kami sangat mengharapkan kesediaan Saudara/i untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kesediaannya, kami mengucapkan terima kasih.
Jazakumullahu Khairan Katsiran.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
[Tempat], [Tanggal]
Ketua Panitia,
[Nama Ketua]
Sekretaris,
[Nama Sekretaris]
Mengetahui,
[Pimpinan/Ketua Pengurus/Kepala Lembaga]
[Nama]
B. Contoh Surat Permohonan Grup Shalawat
PANITIA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
[NAMA MASJID/GAMPONG/LEMBAGA]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor: [Nomor Surat]
Lampiran: -
Perihal: Permohonan Kesediaan Mengisi Acara
Kepada Yth.
Pimpinan/Ketua [Nama Grup Shalawat]
di
Tempat
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan hormat,
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun [Tahun], Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW [Nama Lembaga/Masjid/Gampong] akan menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang insya Allah akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: [Hari, Tanggal]
Waktu: [Waktu]
Tempat: [Tempat]
Sehubungan dengan kegiatan tersebut, kami bermaksud memohon kesediaan [Nama Grup Shalawat] untuk berkenan mengisi rangkaian acara dengan pembacaan shalawat.
Kehadiran dan partisipasi [Nama Grup Shalawat] sangat kami harapkan untuk memeriahkan kegiatan sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan. Atas kesediaan, perhatian, dan partisipasinya kami mengucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
[Tempat], [Tanggal]
Ketua Panitia,
[Nama Ketua]
Sekretaris,
[Nama Sekretaris]
Mengetahui,
[Nama/Jabatan]
C. Contoh Surat Permohonan Pengisi Acara Maulid Nabi
PANITIA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
[NAMA ORGANISASI/LEMBAGA/GAMPONG]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor: [Nomor Surat]
Lampiran: -
Perihal: Permohonan Menjadi Pengisi Acara
Kepada Yth.
Bapak/Ibu/Saudara/i [Nama Pengisi Acara]
di
Tempat
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan hormat,
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun [Tahun], Panitia [Nama Kegiatan] akan melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut insya Allah akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: [Hari, Tanggal]
Waktu: [Waktu]
Tempat: [Tempat]
Tema: "[Tema Kegiatan]"
Sehubungan dengan hal tersebut, kami bermaksud memohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/i untuk berkenan menjadi pengisi acara dalam kegiatan tersebut.
Adapun bentuk pengisian acara yang diharapkan adalah:
Jenis Pengisi Acara: [Tilawah/Shalawat/Nasyid/Puisi Islami/Persembahan Santri/dll.]
Durasi: [........] menit
Kami berharap Bapak/Ibu/Saudara/i dapat berkenan memenuhi permohonan tersebut.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian, kesediaan, dan partisipasinya kami mengucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
[Tempat], [Tanggal]
Ketua Panitia,
[Nama Ketua]
Sekretaris,
[Nama Sekretaris]
Mengetahui,
[Ketua Pengurus/Kepala Lembaga/Keuchik]
[Nama]
D. Contoh Surat Permohonan Pengisi Acara untuk Anak-Anak/TPQ
Jika kegiatan Maulid dilaksanakan di TPQ, sekolah, atau lembaga pendidikan, suratnya dapat dibuat lebih spesifik.
PANITIA MAULID NABI MUHAMMAD SAW
[NAMA TPQ/SEKOLAH]
Nomor: [Nomor Surat]
Perihal: Permohonan Pengisi Acara
Kepada Yth.
[Nama/Perwakilan Grup/Pengisi Acara]
di Tempat
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan hormat,
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, [Nama TPQ/Sekolah] akan menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi dengan melibatkan para santri/siswa.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: [Hari, Tanggal]
Waktu: [Waktu]
Tempat: [Tempat]
Sehubungan dengan hal tersebut, kami memohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/i untuk berkenan menjadi pengisi acara berupa [jenis penampilan] dalam kegiatan tersebut.
Kami berharap kehadiran dan partisipasi Bapak/Ibu/Saudara/i dapat memberikan pengalaman yang positif dan menambah semangat para santri/siswa dalam mengikuti kegiatan keagamaan.
Demikian permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kesediaannya kami mengucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
[Tempat], [Tanggal]
Ketua Panitia,
[Nama]
Sekretaris,
[Nama]
Mengetahui,
[Kepala TPQ/Kepala Sekolah/Pimpinan Lembaga]
[Nama]
E. Contoh Daftar Pengisi Acara Maulid Nabi
Selain surat permohonan, panitia sebaiknya memiliki daftar pengisi acara agar koordinasi lebih mudah.
| No. | Jenis Pengisi | Nama | Waktu | Konfirmasi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Qari/Qariah | [Nama] | [Waktu] | Sudah |
| 2 | Grup Shalawat | [Nama Grup] | [Waktu] | Sudah |
| 3 | Pembawa Acara | [Nama] | [Waktu] | Sudah |
| 4 | Pembaca Doa | [Nama] | [Waktu] | Sudah |
| 5 | Ceramah | [Nama Ustaz] | [Waktu] | Sudah |
| 6 | Penampilan Santri | [Nama/Grup] | [Waktu] | Sudah |
F. Checklist Sebelum Mengirim Surat
Sebelum surat permohonan dikirim, pastikan:
Nama panitia sudah benar.
Nomor surat sudah dicantumkan.
Nama penerima sudah benar.
Jenis permohonan sudah jelas.
Hari dan tanggal kegiatan sudah benar.
Waktu kegiatan sudah dicantumkan.
Lokasi kegiatan sudah jelas.
Tema kegiatan sudah dicantumkan jika diperlukan.
Nama ketua dan sekretaris sudah benar.
Surat sudah ditandatangani.
Stempel lembaga/panitia dicantumkan jika diperlukan.
Surat sudah dikirim kepada pihak yang dituju.
Konfirmasi kesediaan sudah dicatat.
G. Tips Membuat Surat Permohonan Pengisi Acara
Agar surat terlihat resmi dan mudah dipahami, beberapa informasi penting sebaiknya selalu dicantumkan:
1. Jelaskan tujuan surat
Tuliskan dengan jelas apakah surat tersebut merupakan permohonan menjadi Qari/Qariah, pembaca shalawat, pengisi acara, atau bentuk partisipasi lainnya.
2. Cantumkan informasi kegiatan
Minimal mencantumkan:
Nama kegiatan.
Hari/tanggal.
Waktu.
Tempat.
Tema jika ada.
3. Jelaskan bentuk partisipasi
Jangan hanya menulis "menjadi pengisi acara". Jika sudah diketahui, tuliskan bentuk penampilannya.
Contohnya:
"Membawakan pembacaan shalawat selama kurang lebih 20 menit."
4. Kirim surat lebih awal
Sebaiknya surat diberikan jauh sebelum hari pelaksanaan agar pihak yang diundang memiliki waktu untuk memberikan konfirmasi.
5. Tetap lakukan konfirmasi
Setelah surat diterima, panitia dapat melakukan konfirmasi melalui komunikasi yang sesuai agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai jadwal dan bentuk pengisian acara.
Penutup
Surat permohonan Qari/Qariah, grup shalawat, dan pengisi acara merupakan salah satu bagian penting dalam administrasi kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dengan surat yang jelas, pihak yang diminta dapat mengetahui maksud undangan, waktu, tempat, dan bentuk partisipasi yang diharapkan.
Template di atas dapat digunakan dan disesuaikan untuk kegiatan Maulid Nabi di masjid, gampong, desa, sekolah, TPQ, dayah, remaja masjid, maupun kegiatan tingkat kecamatan.
Panitia cukup mengganti nama lembaga, nomor surat, nama penerima, waktu, tempat, tema, serta jenis pengisi acara sesuai kebutuhan.
