1. Hadits tentang Berkata Jujur
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ
‘Alaikum bish-shidqi, fa innal shidqa yahdii ilal birri, wa innal birra yahdii ilal jannah.
"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga."
HR. Bukhari dan Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
2. Hadits tentang Amanah
أَدِّ الْأَمَانَةَ إِلَى مَنِ ائْتَمَنَكَ، وَلَا تَخُنْ مَنْ خَانَكَ
Addil amaanata ilaa mani’ tamanaka, wa laa takhun man khaanaka.
"Tunaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah engkau mengkhianati orang yang mengkhianatimu."
HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
3. Hadits tentang Tidak Berbohong
وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ
Wa iyyaakum wal kadziba, fa innal kadziba yahdii ilal fujuur, wa innal fujuura yahdii ilan naar.
"Dan jauhilah oleh kalian sifat dusta (berbohong), karena sesungguhnya dusta mengantarkan pada keburukan (maksiat), dan keburukan mengantarkan pada neraka."
HR. Bukhari dan Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
4. Hadits tentang Menepati Janji
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
Aayatul munaafiqi tsalaatsun: idzaa haddatsa kadzaba, wa idzaa wa’ada akhlafa, wa idza’tumina khaana.
"Tanda orang munafik itu ada tiga: apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia mengingkari, dan apabila diberi amanah (dipercaya) ia berkhianat."
HR. Bukhari dan Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
5. Hadits tentang Malu
الْحَيَاءُ مِنَ الْإِيمَانِ
Al-hayaa’u minal iimaan.
"Rasa malu itu adalah sebagian dari iman."
HR. Bukhari dan Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
6. Hadits tentang Rendah Hati (Tawadhu)
وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ
Wa maa tawaadha’a ahadun lillaahi illaa rafa’ahullaah.
"Dan tidaklah seseorang merendahkan hati karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya."
HR. Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
7. Hadits tentang Sabar
إِنَّمَا الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُولَى
Innamash shabru ‘indash shadmatil uulaa.
"Sesungguhnya kesabaran (yang hakiki) itu adalah pada saat pukulan (musibah) yang pertama."
HR. Bukhari dan Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
8. Hadits tentang Pemaaf
وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا
Wa maa zaadallaahu ‘abdan bi’afwin illaa ‘izzaa.
"Dan tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba sifat pemaaf melainkan ia akan semakin mulia."
HR. Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
9. Hadits tentang Kasih Sayang
مَنْ لَا يَرْحَمُ لَا يُرْحَمُ
Man laa yarham laa yurham.
"Barangsiapa yang tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi."
HR. Bukhari dan Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
10. Hadits tentang Tidak Marah
لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
Laisasy syadiidu bish shura’ati, innamasy syadiidul ladzii yamliku nafsahu ‘indal ghadhab.
"Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan dirinya ketika marah."
HR. Bukhari dan Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
11. Hadits tentang Adab Bercanda
وَيْلٌ لِلَّذِي يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ
Wailul lilladzii yuhadditsu fayakdzibu liyudh-hika bihil qauma, wailun lahu, wailun lahu.
"Celakalah orang yang berbicara lalu berdusta agar orang-orang tertawa. Celakalah dia, celakalah dia."
HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
12. Hadits tentang Menolong Sesama
وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
Wallaahu fii ‘aunil ‘abdi maa kaanal ‘abdu fii ‘auni akhiihi.
"Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya."
HR. Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
13. Hadits tentang Menghormati Orang Lain
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ حَقَّ كَبِيرِنَا
Laisa minnaa man lam yarham shaghiiranaa wa ya’rif haqqa kabiirinaa.
"Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang lebih muda dan tidak mengetahui hak (menghormati) yang lebih tua."
HR. Tirmidzi dan Abu Dawud
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
14. Hadits tentang Bersikap Lembut
إِنَّ الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ، وَلَا يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُ
Innar rifqa laa yakuunu fii syai’in illaa zaanahu, wa laa yunza’u min syai’in illaa syaanahu.
"Sesungguhnya kelembutan tidaklah ada pada sesuatu melainkan ia akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu melainkan akan memperburuknya."
HR. Muslim
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com
15. Hadits tentang Tidak Mencela
لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلَا اللَّعَّانِ وَلَا الْفَاحِشِ وَلَا الْبَذِيءِ
Laisal mu’minu bith-tha’aani wa lal la’aani wa lal faahisyi wa lal badzii’i.
"Seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencela, suka melaknat, suka berkata keji, dan suka berkata kotor."
HR. Tirmidzi
Bagikan ke WhatsApp
hasanusimuhammad.com