✨ 15 Hadits Nabi Tentang Kebersihan dan Kesehatan ✨
Halo, Adik-adik yang shalih dan shalihah! 👋
Agama Islam sangat mencintai kebersihan. Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan kita untuk selalu menjaga kebersihan badan, pakaian, dan lingkungan tempat kita tinggal. Yuk, kita hafal hadits-haditsnya!
1. Kebersihan Sebagian dari Iman
Orang yang beriman pasti selalu menjaga kebersihan dirinya.
الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ
Ath-thuhooru syathrul iimaan.
Artinya: "Kesucian (kebersihan) itu sebagian dari iman." (HR. Muslim)
2. Allah Menyukai Kebersihan
Allah Maha Bersih, karenanya Allah sangat sayang kepada anak yang rajin bersih-bersih.
إِنَّ اللَّهَ نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ، فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ
Innallaaha nazhiifun yuhibbun-nazhaafata, fanadh-dhifuu afniyatakum.
Artinya: "Sesungguhnya Allah itu Maha Bersih dan menyukai kebersihan, maka bersihkanlah halaman rumah kalian." (HR. Tirmidzi)
3. Rajin Menggosok Gigi (Siwak)
Gigi yang bersih membuat mulut wangi dan sehat. Nabi selalu bersiwak (menggosok gigi) sebelum shalat.
لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Lau laa an asyuqqa 'alaa ummatii la-amartuhum bis-siwaaki 'inda kulli shalaah.
Artinya: "Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak shalat." (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Kebersihan Anggota Tubuh (Fitrah)
Memotong kuku yang panjang adalah ajaran kebaikan dari para Nabi.
الْفِطْرَةُ خَمْسٌ: الْخِتَانُ، وَالِاسْتِحْدَادُ، وَقَصُّ الشَّارِبِ، وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ، وَنَتْفُ الْإِبِطِ
Al-fithratu khamsun: al-khitaanu, wal istihdaadu, wa qashshusy-syaaribi, wa taqliimul azhfaari, wa natful ibithi.
Artinya: "Fitrah itu ada lima: Khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak." (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Mandi dan Membersihkan Seluruh Tubuh
Anak muslim harus rajin mandi pakai sabun dan keramas agar badannya tidak bau.
حَقٌّ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ أَنْ يَغْتَسِلَ فِي كُلِّ سَبْعَةِ أَيَّامٍ يَغْسِلُ رَأْسَهُ وَجَسَدَهُ
Haqqun lillaahi 'alaa kulli muslimin an yaghtasila fii kulli sab'ati ayyaamin yaghsilu ra'sahu wa jasadahu.
Artinya: "Adalah hak Allah atas setiap muslim untuk mandi pada setiap tujuh hari (minimal sekali sepekan); dia mencuci kepalanya dan seluruh tubuhnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
6. Mencuci Tangan Bangun Tidur
Saat baru bangun tidur, tangan kita mungkin kotor, jadi wajib cuci tangan dulu ya!
إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلَا يَغْمِسْ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا
Idzastaiqadha ahadukum min naumihi falaa yaghmis yadahu fil inaa-i hattaa yaghsilahaa tsalaatsan.
Artinya: "Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah ia mencelupkan tangannya ke dalam bejana (air) sebelum mencucinya tiga kali." (HR. Bukhari dan Muslim)
7. Menyingkirkan Sampah dari Jalan
Melihat kulit pisang atau duri di jalan? Yuk singkirkan ke tempat sampah, dapat pahala sedekah lho!
وَإِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ
Wa imaathatul adzaa 'anith-thariiqi shadaqah.
Artinya: "Dan menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim)
8. Larangan Buang Air Sembarangan
Kita tidak boleh pipis atau BAB sembarangan di jalanan atau di bawah pohon tempat orang berteduh.
اتَّقُوا الْمَلَاعِنَ الثَّلَاثَ: الْبَرَازَ فِي الْمَوَارِدِ، وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ، وَالظِّلِّ
Ittaqul malaa'inats-tsalaatsa: al-baraaza fil mawaaridi, wa qaari'atith-thariiqi, wadh-dhill.
Artinya: "Takutilah tiga hal yang mendatangkan laknat: buang hajat di sumber air, di tengah jalan, dan di tempat orang berteduh." (HR. Abu Dawud)
9. Menjaga Kebersihan Air
Jangan pernah buang air kecil di kolam renang atau genangan air yang tidak mengalir ya!
لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ الَّذِي لَا يَجْرِي، ثُمَّ يَغْتَسِلُ فِيهِ
Laa yaboolanna ahadukum fil maaid-daa-imilladzii laa yajrii, tsumma yaghtasilu fiih.
Artinya: "Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian kencing di air yang tergenang yang tidak mengalir, kemudian ia mandi di dalamnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
10. Larangan Meniup Makanan & Minuman
Kalau minumannya panas, jangan ditiup pakai mulut karena banyak kumannya, tunggu sampai dingin saja.
إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَفَّسْ فِي الْإِنَاءِ
Idzaa syariba ahadukum falaa yatanaffas fil inaa'.
Artinya: "Jika salah seorang dari kalian minum, maka janganlah ia bernapas (atau meniup) di dalam gelas." (HR. Bukhari)
11. Menutup Tempat Makan dan Minum
Agar makanan tidak dihinggapi lalat dan debu, kita disunnahkan untuk selalu menutupnya.
غَطُّوا الْإِنَاءَ، وَأَوْكُوا السِّقَاءَ
Ghatthul inaa-a, wa aukuus-siqaa-a.
Artinya: "Tutuplah bejana (tempat makan) dan ikatlah (tutuplah) tempat air." (HR. Muslim)
12. Membersihkan Tempat Tidur
Sebelum tidur, bersihkan dan kibaskan kasur kita agar tidak ada kotoran atau serangga berbahaya.
إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَنْفُضْ فِرَاشَهُ
Idzaa awaa ahadukum ilaa firaashihi falyanfudh firaashahu.
Artinya: "Jika salah seorang dari kalian pergi ke tempat tidurnya, hendaklah ia mengibaskan (membersihkan) kasurnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
13. Mencuci Tangan Setelah Makan
Selesai makan ayam goreng atau ikan, pastikan cuci tangan pakai sabun agar kuman tidak menempel saat kita tidur.
مَنْ نَامَ وَفِي يَدِهِ غَمَرٌ وَلَمْ يَغْسِلْهُ فَأَصَابَهُ شَيْءٌ فَلَا يَلُومَنَّ إِلَّا نَفْسَهُ
Man naama wa fii yadihi ghamarun wa lam yaghsilhu fa-ashaabahu syai-un falaa yaloumanna illaa nafsahu.
Artinya: "Barangsiapa tidur dan di tangannya terdapat bekas lemak (makanan kotor/bau) dan ia tidak mencucinya, lalu ia tertimpa sesuatu, maka janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri." (HR. Abu Dawud)
14. Merawat Kebersihan Rambut
Rambut yang bersih, wangi, dan disisir rapi adalah ciri-ciri anak yang pintar merawat diri.
مَنْ كَانَ لَهُ شَعْرٌ فَلْيُكْرِمْهُ
Man kaana lahu sya'run falyukrimhu.
Artinya: "Barangsiapa yang memiliki rambut, hendaklah ia memuliakannya (merawat dan membersihkannya)." (HR. Abu Dawud)
15. Memakai Wewangian Saat ke Masjid
Selain bersih, kita juga dianjurkan menggunakan minyak wangi (khusus untuk laki-laki) saat hari raya atau ke masjid hari Jumat.
مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، وَاسْتَنَّ، وَمَسَّ مِنْ طِيبٍ إِنْ كَانَ عِنْدَهُ
Man ightasala yaumal jumu'ati, was-tanna, wa massa min thiibin in kaana 'indahu.
Artinya: "Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, bersiwak (gosok gigi), dan memakai wewangian jika ia memilikinya..." (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Ternyata Islam sangat memperhatikan kebersihan kita mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi ya, teman-teman! Yuk praktikkan semuanya setiap hari agar tubuh kita sehat dan disayang Allah.
Jangan lupa untuk terus membaca cerita dan ilmu Islami lainnya di hasanusimuhammad.com!