3 Nasihat Imam Al-Ghazali yang Disampaikan Ustaz Muhammad Ihsan dalam Khutbah Jumat

tiga nasihat Imam Al-Ghazali yang disampaikan Ustaz Muhammad Ihsan dalam khutbah Jumat di Masjid Baiturrahmah Gampong Keuramat, Banda Aceh.
Ustaz Muhammad Ihsan menyampaikan tiga nasihat yang dinisbatkan kepada Imam Al-Ghazali dalam khutbah Jumat di Masjid Baiturrahmah, Gampong Keuramat, Banda Aceh, 23 Oktober 2026.
Tiga Nasihat Imam Al-Ghazali yang Disampaikan Ustaz Muhammad Ihsan dalam Khutbah Jumat di Banda Aceh

BANDA ACEH – Khutbah Jumat di Masjid Baiturrahmah, Gampong Keuramat, Banda Aceh, pada Jumat, 23 Oktober 2026, menyampaikan pesan penting tentang bagaimana seorang Muslim seharusnya menjaga sikap dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam cuplikan khutbahnya, Ustaz Muhammad Ihsan mengingatkan jamaah tentang tiga nasihat penutup yang dinisbatkan kepada Imam Al-Ghazali. Nasihat tersebut mengajak umat Islam agar tidak meremehkan kemaksiatan, tidak menganggap kecil amal kebaikan, serta tidak merendahkan orang lain.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa sesuatu yang terlihat kecil di mata manusia belum tentu kecil di sisi Allah SWT.

1. Jangan Meremehkan Kemaksiatan

Nasihat pertama adalah agar seorang Muslim tidak menganggap remeh perbuatan maksiat, sekecil apa pun bentuknya.

Seseorang terkadang merasa bahwa dosa yang dilakukannya tidak seberapa. Padahal, manusia tidak mengetahui kapan suatu perbuatan mendatangkan murka Allah SWT.

Karena itu, setiap Muslim hendaknya senantiasa berhati-hati dalam perkataan, perbuatan, dan sikapnya. Jangan sampai kebiasaan melakukan dosa membuat seseorang kehilangan kepekaan terhadap kesalahan yang dilakukannya.

Kesadaran untuk segera bertobat dan memperbaiki diri merupakan bagian penting dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT.

2. Jangan Meremehkan Kebaikan Sekecil Apa Pun

Nasihat kedua mengingatkan agar umat Islam tidak meremehkan amal kebaikan dan ketaatan, meskipun terlihat sederhana.

Senyuman, perkataan yang baik, membantu orang lain, bersedekah sesuai kemampuan, atau meringankan beban sesama merupakan contoh kebaikan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Manusia tidak mengetahui amal mana yang menjadi sebab datangnya rida Allah SWT. Oleh sebab itu, jangan menunda kebaikan hanya karena merasa bahwa apa yang bisa dilakukan terlalu kecil.

Kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas dapat memiliki nilai besar di sisi Allah. Yang terpenting bukan sekadar besarnya amal di mata manusia, melainkan keikhlasan dan kesungguhan dalam melakukannya.

3. Jangan Meremehkan Orang Lain

Nasihat ketiga berkaitan dengan sikap terhadap sesama manusia, terutama ketika seseorang memiliki jabatan, kekuasaan, atau kedudukan yang lebih tinggi.

Dalam cuplikan khutbah tersebut, jamaah diingatkan agar tidak merendahkan orang miskin, bawahan, maupun orang yang dianggap tidak memiliki kedudukan di tengah masyarakat.

Seseorang mungkin terlihat sederhana di mata manusia, tetapi memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT karena ketakwaan dan amal ibadahnya.

Bahkan, orang yang kita sakiti hatinya bisa jadi adalah seseorang yang tekun beribadah dan memanjatkan doa pada malam hari. Karena itu, jabatan dan kedudukan tidak seharusnya menjadi alasan untuk bersikap sombong atau bertindak sewenang-wenang.

Setiap manusia perlu menjaga lisannya, menghormati sesama, dan menyadari bahwa kemuliaan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh harta, jabatan, atau status sosialnya.

Menjaga Hati dan Sikap dalam Kehidupan Sehari-hari

Tiga nasihat tersebut mengandung pelajaran penting bagi setiap Muslim. Pertama, jangan merasa aman dari dosa. Kedua, jangan kehilangan semangat untuk berbuat baik. Ketiga, jangan merasa lebih mulia daripada orang lain.

Ketiganya mengajarkan keseimbangan dalam menjalani kehidupan: senantiasa berhati-hati terhadap kemaksiatan, terus berusaha melakukan ketaatan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Pesan ini juga relevan bagi siapa saja yang memegang amanah, baik sebagai pemimpin, pejabat, orang tua, guru, maupun atasan di tempat kerja. Kedudukan seharusnya mendorong seseorang untuk semakin rendah hati dan adil, bukan menjadi alasan untuk merendahkan orang lain.

Semoga nasihat yang disampaikan dalam khutbah Jumat di Masjid Baiturrahmah, Gampong Keuramat, Banda Aceh, ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga hati dan lisan dalam berinteraksi dengan sesama.

Wallahu a'lam bish-shawab.