![]() |
Ustadz Rahmat Riski, M.Ag. (kanan), bersama Boy Ferdian, S.E., Kepala UPTD Rusunawa Keudah (kiri), pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kompleks Rusunawa Keudah, Banda Aceh, Ahad (25/10/2026). |
BANDA ACEH, hasanusimuhammad.com – Setelah sempat vakum selama tiga tahun, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali digelar di Kompleks Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Gampong Keudah, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh, Ahad pagi (25/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga tersebut berlangsung meriah dan turut dihadiri perwakilan Wali Kota Banda Aceh, jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, unsur Muspika Kecamatan Kuta Raja, serta pengelola Rusunawa Keudah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SDTQ Nurun Nabi, Ustadz Rahmat Riski, M.Ag., menyampaikan ceramah tentang tuntunan Rasulullah SAW dalam membangun keluarga yang berkualitas. Ia mengingatkan bahwa upaya membangun keluarga yang baik harus dimulai sejak seseorang memilih pasangan hidup.
Dalam ceramahnya, Ustadz Rahmat Riski mengangkat empat kriteria memilih pasangan dalam Islam, yakni harta (mal), keturunan (nasab), kecantikan atau ketampanan (jamal), dan agama (din).
Keempat kriteria tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam memilih pasangan. Namun, agama menjadi aspek utama yang ditekankan dalam tuntunan Rasulullah SAW karena menjadi fondasi dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
“Keluarga yang berkualitas itu prosesnya dimulai sejak memilih pasangan hidup. Dalam Islam, ada empat hal yang menjadi pertimbangan, yaitu harta, keturunan, kecantikan atau ketampanan, dan agama. Namun, agama harus menjadi prioritas utama karena menjadi fondasi dalam membangun rumah tangga dan mendidik anak-anak.” sebut Ustadz Rahmat Riski
Pesan tersebut mengingatkan bahwa kualitas keluarga tidak hanya ditentukan oleh kecukupan materi maupun penampilan fisik. Nilai-nilai agama dan akhlak yang baik juga berperan penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis serta mendidik generasi yang berkarakter.
Melalui momentum Maulid Nabi, masyarakat diajak untuk kembali meneladani Rasulullah SAW, termasuk dalam membina hubungan suami istri, mendidik anak, dan menciptakan lingkungan keluarga yang berlandaskan keimanan.
Kembalinya pelaksanaan Maulid Nabi di Rusunawa Keudah menjadi salah satu hal penting dalam kegiatan tahun ini. Kepala UPTD Rusunawa Keudah, Boy Ferdian, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebelumnya tidak terlaksana selama tiga tahun terakhir.
“Alhamdulillah, tahun ini kegiatan Maulid Nabi di Rusunawa Keudah dapat kembali kita laksanakan setelah sempat vakum selama tiga tahun terakhir. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa kembali menghidupkan tradisi keagamaan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kebersamaan di antara warga Rusunawa Keudah.” kata Boy Ferdian
Kegiatan Maulid tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi warga yang tinggal di lingkungan Rusunawa Keudah.
Boy Ferdian sendiri baru ditunjuk sebagai Kepala UPTD Rusunawa Keudah pada Mei 2026. Sebelum menjabat posisi tersebut, ia bertugas sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Mukim dan Gampong di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri Dr. Drs. Samsul Bahri, M.Si., Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, yang hadir mewakili Wali Kota Banda Aceh.
Hadir pula Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh, Hendra Gunawan, S.Hut., serta Kepala UPTD Rusunawa Keudah, Boy Ferdian, S.E. Sejumlah unsur Muspika Kecamatan Kuta Raja dan ratusan warga Rusunawa juga turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Kehadiran jajaran pemerintah dan masyarakat menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara warga dan pemerintah sekaligus mendukung kehidupan sosial dan keagamaan di lingkungan Rusunawa.
Melalui penyelenggaraan Maulid Nabi tahun ini, warga Rusunawa Keudah diharapkan dapat terus menjaga kebersamaan dan menghidupkan kegiatan keagamaan. Semangat meneladani Rasulullah SAW pun diharapkan tumbuh dari lingkungan keluarga, sebagai fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan melahirkan generasi berkualitas.
